Tips Memilih Lensa Fix Canon untuk Kamera DSLR dan Mirrorless Anda

Posted on

Lensa fix canon menjadi salah satu merek terbaik. Terdapat berbagai macam lensa fix, mulai dari lensa fix untuk mirrorless sampai dengan kamera DSLR. Untuk harganya sendirinya juga tergantung spesifikasinya.

Artikel ini akan mengulas beberapa tips memilih lensa sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tips Memilih Lensa Fix Canon untuk Kamera DSLR dan Mirrorless Anda
infofotografi.com

Tips Memilih Lensa Fix Canon

Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli sebuah lensa. Tentunya Anda harus memperhatikan hal-hal yang penting, misalnya saja seperti sensor yang terdapat pada kamera sampai dengan fitur apa saja yang ditawarkannya.

Sesuai dengan Jenis Kamera

Perlu Anda ketahui, bahwa terdapat dua jenis kamera yang bisa ditemui di pasaran, yaitu kamera mirrorless serta kamera DSLR. Pasalnya setiap jenis kamera merek Canon terdapat sensor yang berbeda-beda. Sensor full-frame maupun sensor APS-C. Keduanya mempunyai dudukan mounting lensa yang berbeda pula.

Pada produk Canon, lensa memiliki tanda kode seri berbeda-beda. Contohnya saja lensa fix dengan kodenya EF. Lensa tersebut hanya bisa Anda pasangkan dengan kamera DSLR Canon yang memiliki sensor full-frame. Walaupun demikian, lensa ini bisa Anda pasangkan dengan kamera DSLR yang mempunyai sensor APS-C.

Memilih Berdasarkan Focal Length

Focal length yaitu kemampuan sebuah lensa untuk melihat serta merekah objek gambar. Biasanya ukuran pada focal length Canon tertulis dalam satuan milimeter. Supaya lebih jelasnya, simak poin berikut ini.

Focal Length 14-35 mm

Lensa fix yang mempunyai focal length 24 sampai dengan 35 mm mempunyai fungsi yang hampir sama dengan lensa wide. Pasalnya, lensa ini tidak bisa Anda lakukan untuk pembesaran. Terlebih lensa fix jeni yang satu ini bisa Anda manfaatkan untuk menangkap objek gambar secara luas dengan jarak yang dekat. Biasanya lensa ii digunakan untuk kebutuhan fotografi jurnalistik.

Focal Length 50mm

Pada umumnya lensa fix Canon dengan focal length 50mm mempunyai aperture yang cukup besar. Adapun keuntungan yang bisa Anda dapatkan yaitu memudahkan Anda dalam mengambil gambar dalam keadaan low light.

Focal Length 85-135 mm

Lensa tipe yang satu ini bisa membantu Anda untuk seg perspektif. Contohnya, Anda bisa memakainya untuk membuat wajah tampak lebih proporsional. Bahkan lensa ini juga bisa Anda manfaatkan untuk mengambil gambar dengan close-up.

Memperhatikan Aperture atau Diafragma

Diafragma atau aperture adalah bukaan yang bisa mempengaruhi jumlah cahaya yang akan masuk dalam sensor. Perlu Anda ketahui aperture pada lensa biasanya ditunjukkan dalam satuan “f”.

Memperhatikan Fitur dan Teknologinya

Terdapat poin terakhir yang perlu Anda perhatikan ketika Anda ingin membeli lensa fix Canon yaitu fitur dan teknologinya. Agar lensa yang Anda pilih bisa Anda gunakan dengan maksimal.

Fitur USM atau STM

USM atau ultrasonic motor adalah motor autofokus yang terdapat pada lensa. Teknologi ini mempunyai sebuah keunggulan yang berada dalam pencarian fokus lebih cepat serta tidak mengeluarkan suara. Lensa jenis ini sangat ideal Anda gunakan untuk membidik objek gambar yang memiliki pergerakan cepat.

Sedangkan STM atau stepper motor adalah motor autofokus yang mulus serta senyap. Teknologi ini mempunyai fungsi yang hampir sama dengan USM. Akan tetapi lensa ini tidak cepat dalam mengunci gambar. Memiliki harga yang terjangkau daripada lensa USM.

Fitur Stabilisasi Gambar

Ketika Anda memotret ditempat yang gelap, pastinya akan memakai pengaturan ISO yang lebih tinggi serta shutter speed yang rendah. Pasalnya Anda perlu menggunakan bantuan tripod serta memberi sedikit cahaya.

Maka dari itu, patikan lensa yang Anda pakai mempunyai fitur stabilisasi gambar. Salah satunya dengan menggunakan lensa fix Canon yang mempunyai teknologi sama.